Sidebar Ads

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Pemenang Lelang Tugu Siring Laut Dipertanyakan

Beri Rating Video Ini:
{[['']]}
ilustrasi
Lelang proyek pembangunan tugu di Siring Laut yang memakan anggaran APBD Rp. 5.009.795.724,35 penuh tanda tanya. 
Ini terlihat dari persyaratan kualifikasi lelang yang mencantumkan SBU BG009 yang diharuskan namun diduga pemenang lelang Pembangunan Tugu Siring Laut yang dihimpun dari beberapa sumber belum pernah melaksanakan pengerjaan sesuai klasifikasi ini, dan dalam persyaratan lelang juga tidak dicantumkan satu diantara persyaratan Kemampuan Dasar (KD) padahal dalam Perpres 54 Tahun 2010 ini merupakan persyaratan utama dalam lelang perusahaan non kecil diatas nilai Rp 2.5 milyar

Dalam lelang Pembangunan Tugu di Siring Laut pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini diikuti dua perusahaan yakni nomor 1  PT Restu Agung Perkasa dan nomor 2 adalah PT Dian Sentosa. Dan PT Dian Sentosa yang berada di posisi kedua menjadi pemenang dalam lelang ini
Kabag BPJK, A. M. Zein yang dimintai keterangannya untuk klarifikasi persyaratan lelang ini mengatakan, pihaknya hanya bertugas menerima persyaratan dari Dinas yang mengajukan dan mengekspos lelang. Tim Pokja lelang Pembangunan Tugu Siring Laut yang hendak ditemui untuk klarifikasi awalnya tidak mau menemui Kru Media ini dan mengarahkan supaya menemui Kabag BPJK, A.M Zein yang kembali ditemui Kru Media ini di ruang kerjanya kembali mengarahkan agar awak media ini langsung menemui PPK di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.  

Informasi yang diterima sehari setelah Kru Media ini mengkonfirmasi masalah proses lelang ini, A. M. Zein Kabag BPJK yang baru 2.5 bulan menjabat langsung dimutasi ke Dinas Koperasi.
Ari Mardani, PPK Proyek Pembangunan Tugu Siring Laut di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang berhasil ditemui mengatakan, masalah syarat kualifikasi nomor kode itu tidak masalah karena semua pengalaman itu masuk, dan masalah Kemampuan Dasar pada lelang Pembangunan Tugu Siring Laut menurut Ari Mardani peraturan yang baru tidak mengharuskan persyaratan Kemampuan Dasar. 
Hal ini bertolak belakang dengan Ketua Tim Pokja yang berhasil ditemui di ruang kerjanya yang mengatakan, persyaratan Kemampuan Dasar wajib dicantumkan dalam kualifikasi usaha Perusahaan Non Kecil dan syarat kualifikasi nomor kode menjadi syarat utama dalam proses lelang. Persyaratan lelang masih memakai aturan yang lama sedangkan aturan yang baru belum diberlakukan
Ardiansyah, Ketua Tim Pokja mengatakan pihaknya memang lupa mencantumkan syarat Kemampuan Dasar pada lelang Pembangunan Tugu Siring Laut, namun kata Ardiansyah, itu sudah ada dalam pembuktian dari pihak pemenang lelang
Seorang staf di Pokja mengatakan mereka sudah sering menerima persyaratan yang dianggap kurang pas yang diminta oleh Dinas terlebih masalah kualifikasi pekerjaan dan ini menurut staf tersebut sering terjadi. (dbg)

Posting Komentar

0 Komentar