Sidebar Ads

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Bappeda Kotabaru Sosialisasi Penanggulangan Kemiskinan

Beri Rating Video Ini:
{[['']]}

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kotabaru mengadakan kegiatan Sosialisasi Program Penanggulangan Kemiskinan dan Pelatihan Data Basis Data Terpadu tahun 2018, bertempat di Gedung Paris Barantai, Selasa (18/09/18).

Maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini antara lain (1) menyosialisasikan bentuk dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, dan (2) bimbingan teknis pemanfaatan data Basis Data Terpadu (BDT). Kegiatan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 18  hingga 19 September 2018.

Dalam perjalanan pelaksanaan program pengentasan kemiskinan di daerah juga dilakukan pengawalan bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan  (PKH), Beras Sejahtera (Rastra), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Program Indonesia Sehat maupun Bantuan Siswa Miskin (BSM) melalui Program Donasi Daya Pintar

Hadir Asisten II, Drs. joni Anwar, Kepala Bappeda, Tim Pelatih TNP2K, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, BPJS, dan Kepala BRI Cabang Kotabaru. 

Para peserta berjumlah 250 orang terdiri dari Bappeda, Dinas Sosial, Kansolog, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Nasional, BPJS Kesehatan, Koordinator TRS dari 21 Kecamatan, Koordinator PKH, Camat se Kabupaten Kotabaru, Kepala Desa se Kabupaten Kotabaru. Sedangkan Pembicara adalah Dr. Bambang Darsono dari TNP2K Pusat.

"Kegiatan ini perlu adanya koordinasi dengan semua pihak yang terkait. Karena itu sangat penting RPJMD tahun 2016-2021 Kabupaten Kotabaru mengurangi tingkat  kemiskinan menjadi 30 persen, dan juga pada misi 6 yaitu mewujudkan perbaikan sistem subsidi, perlindungan sosial, penanggulangan kemiskinan, pemberian beasiswa, asuransi dan kemandirian masyarakat," kata Asisten II, Drs. joni Anwar.

Pada pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan masih terdapat kendala yang dihadapi antara lain penyaluran Bansos masih belum tepat sasaran, data KPM Bansos masih menggunakan data BDT tahun 2015,  belum melakukan verifikasi dan validasi data BDT untuk update data terbaru baik untuk pelaksanaan tahun 2018 maupun untuk tahun berikutnya. (Anto)

Posting Komentar

0 Komentar